Gumuk Pasir

          Di antara Pantai Depok dan Pantai Parangtritis terdapat sebuah pemandangan yang unik dan mengesankan yaitu terdapat gurun pasir yang biasanya dijumpai di negara-negara Timur Tengah atau Afrika Utara. Tentu saja ini bukan sembarang gurun pasir karena fenomena alam ini hanya ada di pantai selatan Jogjakarta tepatnya di kawasan wisata Pantai Parangtritis. Adanya gurun pasir ini tentu saja menjadi magnet bagi para wisatawan karena para wisatawan lokal tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri hanya untuk melihat bukit-bukit berpasir, saat ini cukup datang ke Jogjakarta saja dan pemandangan khas gurun pasir pun bisa dinikmati.
       Gumuk atau gundukan bukit pasir merupakan hasil dari fenomena alam selama berabad-abad atau bahkan ribuan tahun.  Aktiviyas Gunung Merapi, Kali Opak, dan Pantai Parangtritis menciptakan sebuah karya yang luar biasa berupa gumuk pasir. Pasir yang ada di sana merupakan material vulkanik Gunung Merapi yang dibawa oleh aliran Sungai Opak hingga sampai di muaranya di laut selatan. Proses selanjutnya adalah hantaman ombak samudera yang besar dan terus-menerus menyebabkan material vulkanik tersebut mengalami pengerusan dan menjadi butiran pasir yang sangat halus. Butiran pasir kemudian tersapu oleh angin ke daratan dan terciptalah sebuah gurun pasir yang oleh warga setempat dinamai gumuk.
         Gurun pasir ini terkenal dengan sebutan Gumuk Pasir Parangtritis. Saat ini, gumuk pasir menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggunjung yang awalnya hanya ingin datang ke Pantai Parangtritis atau Pantai Depok. Mereka berbondong-bondong menyempatkan diri untuk mampir ke tempat ini agar bisa menikmati keunikan dan keindahan salah satu fenomena alam yang ada di Indonesia bahkan di Asia Tenggara sekalipun. Gumuk pasir yang ada di Parangtritis bahkan telah diakui sebagai world heritage atau warisan dunia oleh PBB. Sehingga popularitas tempat ini pun meningkat sangat pesat dan menjadi destinasi utama saat datang ke Jogjakarta.

 

Share:

0 komentar